Kamis, 06 November 2025
Beredar sebuah unggahan di facebook, yang menuliskan bahwa “Puan: Koruptor juga manusia. Puan Maharani: DPR minta Kejagung untuk tidak mendzalimi koruptor, dan harus pikirkan kesejahteraannya meskipun mereka korupsi, mereka juga manusia”
CEK FAKTA:
Dilansir dari TurnBackHoax.id dengan mencari kata kunci “Puan ke Kejagung: Negara tidak boleh menzalimi koruptor” di mesin pencarian Google, tidak ditemukan informasi yang relevan dengan klaim tersebut.
Setelah dilakukan penelusuran hasil pencarian justru mengarah pada kanal YouTube Garuda TV, yang menayangkan pernyataan Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas, dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) pada Selasa, 20 Mei 2025. Ia meminta agar Kejaksaan Agung tidak bersikap berlebihan dalam menindak pelaku korupsi. Menurutnya, meski korupsi adalah tindak kejahatan, proses hukum tidak boleh sampai menzalimi pelakunya. Ia juga menyoroti cara penegak hukum menghitung kerugian negara yang dinilai kurang adil.
Sementara itu, hasil penelusuran foto pada unggahan yang sama menggunakan Google Lens menunjukkan bahwa gambar tersebut berasal dari kanal Youtube Metro TV. Dalam video itu, Puan Maharani menyampaikan akan ada kejutan pada perayaan HUT ke-50 PDI Perjuangan, sebagaimana terlihat pada menit ke 1:08. Konteks asli foto tersebut adalah saat Puan membahas rencana pengumuman kandidat capres-cawapres dari fraksi PDIP untuk Pilpres 2024, bukan terkait pernyataan mengenai koruptor.
KESIMPULAN:
Unggahan berisi klaim “Puan: Negara tidak boleh menzalimi koruptor” merupakan konten palsu (fabricated content).
RUJUKAN: